LKPD Interaktif: Dua Sila Dalam Satu Budaya (Kumpul Keluarga Kupang)
🏛️
LKPD Digital Pendidikan Pancasila
SMA Negeri 8 Kupang • Kelas XI
Kemajuan Pengisian0%
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INDIVIDU / KELOMPOK
DUA SILA DALAM SATU BUDAYA
"Menganalisis Budaya 'Kumpul Keluarga' Masyarakat Kupang, NTT"
Satuan Pendidikan: SMA Negeri 8 Kupang
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Kelas / Fase: XI / Fase F
Guru Pengampu: Aprianus S. Kupeilang, S.Pd.
Identitas Peserta Didik
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengerjakan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
• Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dalam budaya lokal Kupang.
• Menghubungkan dua sila Pancasila dalam satu tindakan atau kebiasaan budaya.
• Menjelaskan hubungan antara Sila ke-2 dan Sila ke-3 dalam budaya kumpul keluarga.
• Menganalisis pentingnya budaya lokal sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila.
• Menunjukkan sikap positif untuk melestarikan budaya di lingkungan keluarga dan masyarakat.
B. Petunjuk Kegiatan
Bacalah ilustrasi dengan cermat dan teliti.
Diskusikan atau kerjakan secara mandiri sesuai petunjuk arahan guru.
Identifikasi tindakan positif dalam ilustrasi.
Tentukan keterkaitan 2 sila Pancasila dengan bahasa sendiri.
Hubungkan dengan realitas di masyarakat Kupang, NTT.
Setelah dikerjakan, klik cetak Pdf dan kirimkan ke Guru Mata Pelajaran.
Kerjakan dengan jujur, kritis, dan penuh tanggung jawab!
C
Ilustrasi Budaya Lokal: "KUMPUL KELUARGA"
Konteks Lokal Kupang, NTT
Nilai Tradisi NTT
"Di lingkungan masyarakat Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat kebiasaan kumpul keluarga. Anggota keluarga dapat berkumpul ketika ada acara keluarga, seperti syukuran, pernikahan, kedukaan, atau kegiatan keluarga lainnya.
Ketika berkumpul, anggota keluarga saling menyapa, berbagi cerita, makan bersama, dan yang utama adalah mereka saling membantu mempersiapkan kebutuhan acara dengan memberikan bantuan dana (uang) yang biasanya dituliskan dalam sebuah buku, sehingga sering istilah kumpul keluarga disebut "Isi Buku".Pengumpulan uang secara bersama-sama membantu keluarga yang sedang menyelenggarakan hajatan (sykuran) atau mengalami kedukaan, dll agar beban biaya tidak ditanggung sendiri.
Walaupun terdapat perbedaan usia, pekerjaan, karakter, dan pendapat, anggota keluarga tetap berusaha menjaga hubungan persaudaraan dan saling menghargai. Budaya kumpul keluarga tersebut dapat menjadi salah satu contoh bagaimana nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari."
D
KEGIATAN 1 — Identifikasi Nilai Budaya
Pemahaman Dasar
Tindakan a:
Tindakan b:
Tindakan c:
E
KEGIATAN 2 — Temukan Dua Sila dalam Tindakan
Pemetaan Sila
Perhatikan tabel tindakan dalam kegiatan kumpul keluarga berikut ini:
No.
Tindakan / Sikap dalam Kumpul Keluarga
Sila yang Berkaitan Utama
1
Saling menghargai antaranggota keluarga
Sila ke-2 & Sila ke-3
2
Membantu anggota keluarga yang membutuhkan
Sila ke-2 & Sila ke-5
3
Menjaga hubungan persaudaraan
Sila ke-3 & Sila ke-2
4
Berdiskusi untuk menyelesaikan persoalan keluarga
Sila ke-4 & Sila ke-2
5
Makan dan berkumpul bersama dengan rasa syukur
Sila ke-1 & Sila ke-3
Fokus Analisis Pilihanku
Pilih salah satu tindakan dari tabel di atas yang menurutmu paling jelas mencerminkan dua sila Pancasila sekaligus:
F
KEGIATAN 3 — Analisis Hubungan Dua Sila (Sila ke-2 & Sila ke-3)
Analisis Keterkaitan
Lengkapilah matriks analisis di bawah ini berdasarkan tindakan yang kamu pilih:
Pertanyaan Analisis
Jawaban & Penjelasan Siswa
Tindakan yang dipilih
Sila ke-2 (Kemanusiaan) *
Sila ke-3 (Persatuan) *
Apa Hubungan Sila ke-2 & Sila ke-3? *
G
KEGIATAN 4 — Berpikir Kritis (HOTS)
Penalaran Logis
Pernyataan Reflektif:
"Kumpul keluarga dapat menjadi sarana untuk memperkuat persatuan melalui sikap saling menghargai dan saling membantu."
🤝 Saling Menghargai & Membantu (Sila ke-2)
❤️ Mempererat Hubungan Keluarga (Ikatan Batin)
🇮🇩 Memperkuat Persatuan (Sila ke-3)
Mengapa ketiga hal dalam skema di atas saling berhubungan erat? Jelaskan keterkaitan logisnya! *
H
KEGIATAN 5 — Hubungkan Dengan Pengalaman Pribadi
Pengalaman Nyata
I
KEGIATAN 6 — Tantangan: "Satu Budaya NTT, Dua Sila"
Inovasi Budaya
Sekarang buatlah contoh lain dari budaya atau kebiasaan masyarakat Kupang / NTT (misalnya: Hel Keta, Lil Au Nitu, Tarian Cacing, Gotong Royong Kerja Kebun, Pasola, Arisan Keluarga, dll) yang mencerminkan dua sila Pancasila sekaligus!
J
Refleksi Diri
K
Kesimpulan Akhir
Tuliskan kesimpulanmu dalam 3–5 kalimat padat mengenai hubungan budaya kumpul keluarga dan nilai Pancasila! *
Pastikan seluruh pertanyaan dari Bagian D hingga K telah diisi sebelum diserahkan!
L
Rubrik Assessment & Lembar Nilai Guru
Digunakan oleh Guru Pengampu (Aprianus S. Kupeilang, S.Pd.) untuk penskoran LKPD.
No
Aspek yang Dinilai
Bobot Maks
Skor Perolehan
1
Memahami ilustrasi budaya kumpul keluarga
20
2
Mengidentifikasi nilai/tindakan positif
15
3
Menentukan dua sila dengan tepat
20
4
Menjelaskan hubungan kedua sila
25
5
Memberikan contoh berdasarkan kehidupan nyata
10
6
Refleksi dan kesimpulan
10
TOTAL SKOR AKHIR:
100
0
Kupang, ........................ Guru Pengampu Mata Pelajaran,
Aprianus S. Kupeilang, S.Pd.
NIP. SMA Negeri 8 Kupang
Pesan Pembelajaran
“Pancasila hidup dalam budaya dan tindakan kita sehari-hari.”
Budaya kumpul keluarga di Kupang bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi ruang nyata untuk saling menghargai, saling membantu, mempererat persaudaraan, dan menjaga persatuan bangsa.
Tantangan Ringkas Untuk Kamu:
Temukan 1 tindakan sehari-hari yang mencerminkan DUA SILA sekaligus, lalu tuliskan secara singkat di bawah ini!
Panduan Nilai Pancasila & Budaya NTT
Rujukan untuk mempermudah analisis keterkaitan antar-sila.
⭐ Sila Ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa
Rasa syukur atas berkah, toleransi antarumat beragama saat kumpul keluarga, serta doa bersama sebelum acara.
🤝 Sila Ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Saling menghargai harkat martabat, sopan santun kepada yang lebih tua, kasih sayang, dan membantu keluarga yang kesusahan.
🌳 Sila Ke-3: Persatuan Indonesia
Menjaga tali persaudaraan, gotong royong (Hel Keta/Kumpul Keluarga), serta persatuan tanpa membeda-bedakan status sosial/pekerjaan.
🐂 Sila Ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat...
Musyawarah mufakat dalam mempersiapkan acara keluarga, mendengarkan nasihat orang tua, dan menghargai perbedaan pendapat.
🌾 Sila Ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat...
Pembagian tugas acara secara adil, makan bersama tanpa membedakan porsi, serta kepedulian berbagi rezeki.